Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Dukung Pencapaian Swasembada Pangan

Kompas.com - 19/03/2025, 10:34 WIB
A P Sari,
I Jalaludin S

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia bersama Kantor Wilayah Perum Bulog Jawa Timur (Jatim) resmi menjalin kerja sama strategis di Kota Malang, Jatim, Minggu (17/3/2025).

Kolaborasi kedua belah pihak itu bertujuan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan di Jatim.

Lewat kerja sama itu, kedua pihak sepakat untuk menyerap hasil panen gabah dari petani sehingga distribusi bisa berjalan lancar dan kesejahteraan petani meningkat.

Selain itu, kerja sama itu juga untuk mengawal dan mendukung Kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan harga pembelian gabah kering panen (GKP) para petani menjadi Rp 6.500 per kilogram (kg) melalui Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog).

Baca juga: Mentan: Bulog Wajib Serap Gabah Apa Pun Kualitasnya!

Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyatakan, pihaknya siap membantu pemerintah, khususnya Bulog, dalam menyerap hasil panen gabah dari petani.

Hal tersebut merupakan komitmen Tani Merdeka yang sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Sudaryono untuk terus bergerak mewujudkan kesejahteraan petani di Indonesia.

"Ini merupakan komitmen kami untuk bersama berjuang mewujudkan kesejahteraan petani, sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia yang kini merupakan Wakil Menteri Pertanian dan juga Ketua Dewas Bulog," katanya dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025).

Don menjelaskan, Tani Merdeka Indonesia telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak di berbagai daerah di Jatim untuk menjembatani antara petani dengan Bulog.

Baca juga: Wamentan Ingin Kemampuan Penyerapan Bulog Ditingkatkan Jadi 50.000 Ton Beras Per Hari

Ia berharap, kerja sama itu bisa mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik, salah satunya melalui penyerapan gabah yang optimal.

"Kami ingin memastikan hasil panen petani bisa terserap dengan baik oleh Bulog agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga,” ujar Don.

Dukung swasembada pangan

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jatim Langgeng Wisnu Adinungroho mengapresiasi Tani Merdeka Indonesia yang bersedia berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan di Jatim.

Langgeng mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas penyerapan gabah di tingkat lokal serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.

Baca juga: Panglima TNI Mutasi Mayjen Novi Helmy, Kini Jabat Dirut Bulog

“Kami berharap dapat meningkatkan efisiensi penyerapan gabah dari petani dan mengurangi ketergantungan pada impor," ungkapnya.

Langgeng menilai, hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan di Jatim, khususnya dalam memastikan pasokan beras yang cukup untuk masyarakat.

Adapun Bulog berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, dan memastikan pasokan pangan bagi masyarakat tetap aman.

Dengan adanya kolaborasi dengan Tani Merdeka Indonesia, Bulog semakin optimistis dalam mencapai target swasembada pangan yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Chusni Mubarok mendukung kerja sama antara Bulog dan Tani Merdeka Indonesia.

Baca juga: Mutasi TNI, Mayjen Novi Helmy Jadi Stafsus Panglima untuk Penugasan Dirut Bulog

Menurutnya, hal itu sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jatim karena pencapaian swasembada pangan menjadi prioritas utama.

“Kolaborasi ini merupakan langkah positif untuk memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang adil dan hasil panennya dapat terserap dengan baik. Kami dari DPRD Jatim akan terus mendukung upaya-upaya seperti ini agar target swasembada pangan bisa tercapai dengan optimal,” kata Chusni.

Sebagai Wakil Ketua Komisi B yang membidangi masalah ekonomi dan pertanian, Chusni berharap, kerja sama itu dapat memperkuat sektor pertanian di Jatim, terutama dalam hal distribusi dan pengelolaan hasil pertanian.

"Yang terpenting, petani bisa tersenyum sejahtera, karena ini cita-cita Presiden Prabowo, cita-cita para pendiri bangsa dan ini adalah amanat konstitusi," katanya.

Dia juga menegaskan, semua pihak harus memuliakan para petani Indonesia dan mengingatkan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi lokal bangsa Indonesia.

Baca juga: Wamentan Usul, Beras Bulog Berkutu Jadi Pakan Ternak

Terkini Lainnya
Produksi Beras Nasional Naik, Peneliti LPEM UI: Swasembada Sudah di Depan Mata

Produksi Beras Nasional Naik, Peneliti LPEM UI: Swasembada Sudah di Depan Mata

BAPANAS
Amran Sulaiman Dilantik Jadi Kepala Bapanas, PP Kammi Ingatkan Pentingnya Independensi dan Keberlanjutan

Amran Sulaiman Dilantik Jadi Kepala Bapanas, PP Kammi Ingatkan Pentingnya Independensi dan Keberlanjutan

BAPANAS
Mentan Amran Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman meski Ada Kios Nakal

Mentan Amran Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman meski Ada Kios Nakal

BAPANAS
Rugikan Petani Hingga Rp 600 Miliar, 2.039 Kios Pupuk Bakal Dicabut Izinnya oleh Kementan

Rugikan Petani Hingga Rp 600 Miliar, 2.039 Kios Pupuk Bakal Dicabut Izinnya oleh Kementan

BAPANAS
Tinjau Penyaluran Beras SPHP di Serang, Mendagri Apresiasi Langkah Bulog dan Bapanas Menstabilkan Harga Beras

Tinjau Penyaluran Beras SPHP di Serang, Mendagri Apresiasi Langkah Bulog dan Bapanas Menstabilkan Harga Beras

BAPANAS
Meski Mayoritas Stok Beras Nasional Berada di Swasta, Bulog Pastikan Intervensi Pasar untuk Stabilisasi Harga

Meski Mayoritas Stok Beras Nasional Berada di Swasta, Bulog Pastikan Intervensi Pasar untuk Stabilisasi Harga

BAPANAS
Serapan Gabah dan Beras Capai 2,1 Juta Ton, Bulog Pastikan Kualitas CBP Terjaga Optimal

Serapan Gabah dan Beras Capai 2,1 Juta Ton, Bulog Pastikan Kualitas CBP Terjaga Optimal

BAPANAS
Dorong Percepatan Tanam di Indramayu, Kementan Pastikan Alsintan, Benih, dan Irigasi Bergerak Serempak

Dorong Percepatan Tanam di Indramayu, Kementan Pastikan Alsintan, Benih, dan Irigasi Bergerak Serempak

BAPANAS
Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

BAPANAS
Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Dukung Pencapaian Swasembada Pangan

Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Dukung Pencapaian Swasembada Pangan

BAPANAS
Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan, Kementan dan Bulog Pantau Operasi Pasar di Magelang

Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan, Kementan dan Bulog Pantau Operasi Pasar di Magelang

BAPANAS
Dari NTT, Implementasi Perpres Percepatan Penganekaragaman Pangan Lokal Dimulai

Dari NTT, Implementasi Perpres Percepatan Penganekaragaman Pangan Lokal Dimulai

BAPANAS
Pada IAF 2024, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi Elaborasi Peran Aktif Indonesia dalam Perkuat Ketahanan Pangan Global

Pada IAF 2024, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi Elaborasi Peran Aktif Indonesia dalam Perkuat Ketahanan Pangan Global

BAPANAS
Presiden Jokowi Terima Agricola Medal, Bapanas Terus Jaga Sinergi Ketahanan Pangan

Presiden Jokowi Terima Agricola Medal, Bapanas Terus Jaga Sinergi Ketahanan Pangan

BAPANAS
Bapanas Luncurkan Genius 2024, Sinergi Menuju Generasi Emas 2045

Bapanas Luncurkan Genius 2024, Sinergi Menuju Generasi Emas 2045

BAPANAS
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com