Mentan Dorong Pengembangan Varietas Padi Adaptif Perubahan Iklim di Lumbung Pangan Merauke

Kompas.com - 24/07/2024, 09:44 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Pertanian ( Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong pengembangan varietas unggul padi Cakrabuana Agritan di Kabupaten Merauke.

Varietas ini disebut adaptif terhadap perubahan iklim dan memiliki produktivitas tinggi, sehingga diyakini mampu meningkatkan hasil produksi petani.

Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah yang saat ini fokus mengakselerasi produksi beras untuk menghindari ancaman krisis pangan yang melanda banyak negara di dunia.

“Ini bagus dan subur sekali, luar biasa potensinya. Kita uji coba varietas Cakrabuana, potensi produksinya hingga 9-10 ton per hektar. Ini kita kembangkan di Merauke, nantinya untuk 1 juta hektar,” ungkap Amran, dikutip dari siaran persnya, Rabu (24/7/2024).

Baca juga: Masih Rahasiakan Tanggal Pernikahan, Thariq Halilintar Minta Doa Dilancarkan

Hal itu disampaikan Amran saat mengunjungi lokasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke.

Amran menjelaskan bahwa penanaman varietas ini di Merauke telah melalui uji coba dan menunjukkan hasil yang maksimal meskipun diimplementasikan di lahan rawa.

Varietas Cakrabuana, sebutnya, memiliki kemampuan adaptasi yang baik, menjadikannya pilihan ideal bagi petani, terutama saat pemerintah tengah membidik Merauke sebagai lumbung pangan di Indonesia Timur.

“Bapak Presiden mendukung penuh pengembangan padi di Merauke dengan teknologi, full mekanisasi, dan benih unggul. Varietas ini bisa menghasilkan hingga 10 ton per hektar,” imbuhnya.

Baca juga: Pencegahan Anak Buah Hasto oleh KPK yang Dipertanyakan PDI-P

Mentan Andi Amran Sulaiman saat hadir di kunjungan kerja Presiden Jokowi di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke.DOK. Kementan Mentan Andi Amran Sulaiman saat hadir di kunjungan kerja Presiden Jokowi di Distrik Kurik, Kabupaten Merauke.

Sementara itu, Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Haris Syahbuddin menambahkan Cakrabuana Agritan memiliki umur tanaman yang cepat, sehingga cocok untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP).

“Varietas Cakrabuana Agritan milik Kementerian Pertanian punya potensi 10,2 ton per hektar. Di Merauke, bisa mencapai 8 ton lebih per hektar. Varietas ini juga lebih genjah 10 hari dibandingkan dengan varietas lain,” jelas Haris.

Selain itu, varietas ini tahan terhadap hama dan penyakit, serta mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, seperti kekeringan dan banjir. Petani di sekitar Merauke disebut sangat antusias dengan varietas ini.

“Varietas ini terbukti tahan terhadap penyakit blas, sehingga petani memiliki cukup waktu untuk mengelola ketersediaan air, terutama saat musim kering. Banyak petani yang meminta Cakrabuana,” ungkap Haris.

Baca juga: Penjelasan BPOM soal Roti Diduga Mengandung Zat Pengawet Berbahaya: Aoka Aman, Okko Ditarik dari Peredaran

Perlu diketahui, implementasi varietas Cakrabuana di berbagai daerah, termasuk Merauke, telah menunjukkan hasil yang positif. Petani yang menanam varietas ini melaporkan peningkatan hasil panen yang signifikan.

Selain berkontribusi pada peningkatan produksi padi nasional, pengembangan varietas ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraannya.

Terkini Lainnya
Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

BAPANAS
Tinjau Penyaluran Beras SPHP di Serang, Mendagri Apresiasi Langkah Bulog dan Bapanas Menstabilkan Harga Beras

Tinjau Penyaluran Beras SPHP di Serang, Mendagri Apresiasi Langkah Bulog dan Bapanas Menstabilkan Harga Beras

BAPANAS
Meski Mayoritas Stok Beras Nasional Berada di Swasta, Bulog Pastikan Intervensi Pasar untuk Stabilisasi Harga

Meski Mayoritas Stok Beras Nasional Berada di Swasta, Bulog Pastikan Intervensi Pasar untuk Stabilisasi Harga

BAPANAS
Serapan Gabah dan Beras Capai 2,1 Juta Ton, Bulog Pastikan Kualitas CBP Terjaga Optimal

Serapan Gabah dan Beras Capai 2,1 Juta Ton, Bulog Pastikan Kualitas CBP Terjaga Optimal

BAPANAS
Dorong Percepatan Tanam di Indramayu, Kementan Pastikan Alsintan, Benih, dan Irigasi Bergerak Serempak

Dorong Percepatan Tanam di Indramayu, Kementan Pastikan Alsintan, Benih, dan Irigasi Bergerak Serempak

BAPANAS
Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Mentan Amran Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

BAPANAS
Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Dukung Pencapaian Swasembada Pangan

Tani Merdeka Gandeng Bulog Jatim Dukung Pencapaian Swasembada Pangan

BAPANAS
Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan, Kementan dan Bulog Pantau Operasi Pasar di Magelang

Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadhan, Kementan dan Bulog Pantau Operasi Pasar di Magelang

BAPANAS
Dari NTT, Implementasi Perpres Percepatan Penganekaragaman Pangan Lokal Dimulai

Dari NTT, Implementasi Perpres Percepatan Penganekaragaman Pangan Lokal Dimulai

BAPANAS
Pada IAF 2024, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi Elaborasi Peran Aktif Indonesia dalam Perkuat Ketahanan Pangan Global

Pada IAF 2024, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi Elaborasi Peran Aktif Indonesia dalam Perkuat Ketahanan Pangan Global

BAPANAS
Presiden Jokowi Terima Agricola Medal, Bapanas Terus Jaga Sinergi Ketahanan Pangan

Presiden Jokowi Terima Agricola Medal, Bapanas Terus Jaga Sinergi Ketahanan Pangan

BAPANAS
Bapanas Luncurkan Genius 2024, Sinergi Menuju Generasi Emas 2045

Bapanas Luncurkan Genius 2024, Sinergi Menuju Generasi Emas 2045

BAPANAS
Kebersamaan Disebut Jadi Kunci Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal

Kebersamaan Disebut Jadi Kunci Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal

BAPANAS
Mentan Dorong Pengembangan Varietas Padi Adaptif Perubahan Iklim di Lumbung Pangan Merauke

Mentan Dorong Pengembangan Varietas Padi Adaptif Perubahan Iklim di Lumbung Pangan Merauke

BAPANAS
Dukung Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Bapanas Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan hingga ke Pelosok Negeri

Dukung Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Bapanas Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan hingga ke Pelosok Negeri

BAPANAS
Bagikan artikel ini melalui
Oke