BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan 3 Griya Pekerja di Batam, Solusi Hunian Layak dan Terjangkau

Kompas.com - 05/04/2026, 14:42 WIB
Tsabita Naja,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menghadirkan tiga Griya Pekerja di Batam untuk memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi pekerja.

Ketiga hunian tersebut berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil. Adapun tingkat huniannya telah mencapai 98 persen dan jumlah penghuni sekitar 5.000 pekerja aktif.

Data tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap hunian layak di kawasan industri strategis.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menegaskan bahwa Griya Pekerja merupakan wujud nyata kepedulian BPJS Ketenagakerjaan kepada para peserta. Hal ini sesuai dengan prinsip yang dipegang BPJS Ketenagakerjaan, yakni coverage, care, dan credibility.

"Griya Pekerja adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia," ujar Saiful dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Esta Dorong Kesejahteraan Pekerja Informal

Peninjauan fasilitas Griya Pekerja di Batam.Dok. BPJS Ketenagakerjaan Peninjauan fasilitas Griya Pekerja di Batam.

Pernyataan tersebut disampaikan Saiful saat meninjau fasilitas Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bambang Joko Sutarto di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (4/4/2026).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Griya Pekerja sekaligus menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, terutama dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok pekerja.

Untuk diketahui, Griya Pekerja dibangun di dekat kawasan industri. Tujuannya, untuk meningkatkan efisiensi waktu tempuh serta menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pekerja.

Baca juga: Jangan Sepelekan, Ini Cara Kurangi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas

"Kita ketahui bersama bahwa risiko kecelakaan lalu lintas juga menjadi salah satu risiko cukup tinggi yang dihadapi oleh rekan-rekan pekerja saat berangkat dan pulang dari tempat kerja," jelas Saiful.

Selain menyediakan hunian bagi pekerja, keberadaan Griya Pekerja juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui tumbuhnya aktivitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian.

Manfaat yang dirasakan pekerja

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat berdialog dengan penghuni Griya Pekerja di Batam, Sabtu (4/4/2026).Dok. BPJS Ketenagakerjaan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat berdialog dengan penghuni Griya Pekerja di Batam, Sabtu (4/4/2026).

Saiful mengatakan bahwa kunjungannya ke Griya Pekerja di Batam tidak hanya bertujuan meninjau fasilitas, tetapi juga untuk berdialog langsung dengan para pekerja yang tinggal di kawasan tersebut.

"(Hal) yang paling penting, kami juga ingin mendengar langsung dari beberapa penghuni terkait apa yang dirasakan oleh teman-teman pekerja yang menggunakan fasilitas Griya Pekerja,": ucapnya.

Salah satu cerita datang dari pekerja asal Duri bernama Reno yang telah menempati Griya Pekerja Lancang Kuning, Batam, selama delapan bulan. Menurutnya, fasilitas yang tersedia memadai, keamanan mendukung, dan biaya sewa terjangkau.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jabar Hadirkan Hunian Griya Pekerja

Mendengar besarnya manfaat yang dirasakan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program Griya Pekerja agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja, seperti di wilayah Pasar Minggu, DKI Jakarta; Cikarang, Jawa Barat; Banten; Jawa Tengah; dan Jawa Timur.

“Besarnya manfaat yang dirasakan para pekerja menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan Griya Pekerja, agar semakin banyak pekerja yang bisa merasakan hunian layak dan terjangkau,” tutur Saiful.

Terkini Lainnya
Ringankan Beban Keluarga, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris PHL Jaksel

Ringankan Beban Keluarga, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan kepada Ahli Waris PHL Jaksel

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan 3 Griya Pekerja di Batam, Solusi Hunian Layak dan Terjangkau

BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan 3 Griya Pekerja di Batam, Solusi Hunian Layak dan Terjangkau

BPJS Ketenagakerjaan
Tak Perlu Antre dari Subuh, Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Daftar Online dan Datang Sesuai Jadwal

Tak Perlu Antre dari Subuh, Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Daftar Online dan Datang Sesuai Jadwal

BPJS Ketenagakerjaan
Atlet Pencak Silat Rentan Cedera, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Jaminan Sosial

Atlet Pencak Silat Rentan Cedera, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perlindungan Jaminan Sosial

BPJS Ketenagakerjaan
Dukung Mudik Gratis Kemenaker, BPJS Ketenagakerjaan Fasilitasi 15 Bus

Dukung Mudik Gratis Kemenaker, BPJS Ketenagakerjaan Fasilitasi 15 Bus

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Peserta Program JKK Dapat Pelayanan dan Perlindungan Optimal

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Peserta Program JKK Dapat Pelayanan dan Perlindungan Optimal

BPJS Ketenagakerjaan
Era Baru Perlindungan Sosial, Prabowo Tetapkan Kepengurusan BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031

Era Baru Perlindungan Sosial, Prabowo Tetapkan Kepengurusan BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031

BPJS Ketenagakerjaan
Beri Kado Istimewa pada Hari Guru, BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Lindungi 165.000 GTK Madrasah

Beri Kado Istimewa pada Hari Guru, BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Lindungi 165.000 GTK Madrasah

BPJS Ketenagakerjaan
Jamsostek Berpotensi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jangka Panjang

Jamsostek Berpotensi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jangka Panjang

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Perawatan Peserta Hingga Rp 12 Miliar, Uya Kuya : Itu Luar Biasa

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Perawatan Peserta Hingga Rp 12 Miliar, Uya Kuya : Itu Luar Biasa

BPJS Ketenagakerjaan
Siapkan Masa Tua Layak, Kemenkeu: Program JHT Mutlak Dimiliki Pekerja

Siapkan Masa Tua Layak, Kemenkeu: Program JHT Mutlak Dimiliki Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan
Lewat Baznas, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Lewat Baznas, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

BPJS Ketenagakerjaan
Harap Kecelakaan Kerja Menurun, BPJS Ketenagakerjaan dan ILO Gelar ToT K3 bagi 400 Pekerja Sawit

Harap Kecelakaan Kerja Menurun, BPJS Ketenagakerjaan dan ILO Gelar ToT K3 bagi 400 Pekerja Sawit

BPJS Ketenagakerjaan
Wujudkan Kesejahteraan Pekerja Melalui Seni, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Anugerah Pewarta Foto 2024

Wujudkan Kesejahteraan Pekerja Melalui Seni, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Anugerah Pewarta Foto 2024

BPJS Ketenagakerjaan
Di AWCA Technical Seminar 2024, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran

Di AWCA Technical Seminar 2024, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran

BPJS Ketenagakerjaan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com