KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memfasilitasi 15 bus untuk mendukung program mudik gratis bagi pekerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengungkapkan bahwa jumlah bus yang disediakan pada mudik gratis 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 10 bus.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan terhadap kesejahteraan pekerja, khususnya saat momen Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Saiful menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen selalu hadir mendampingi pekerja dalam berbagai situasi, mulai dari perlindungan saat bekerja hingga momen kebersamaan bersama keluarga.
Baca juga: Apakah Pekerja Lepas Wajib Punya BPJS Ketenagakerjaan?
“Kami memahami bahwa bagi banyak pekerja, mudik adalah momen penting untuk melepas rindu setelah bekerja sepanjang tahun. Karena itu, kami ingin terus membersamai pekerja Indonesia, tidak hanya saat mereka bekerja, tetapi juga ketika mereka menikmati waktu bersama keluarga tercinta,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (17/3/2026).
Selain menyediakan bus, BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan mudik kit yang mencakup bantal leher, makanan dan minuman ringan, perlengkapan P3K, serta air mineral.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antarlembaga negara dalam memberikan pelayanan dan perhatian yang lebih luas kepada pekerja,” kata Saiful.
Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendukung program mudik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan sejumlah pemerintah daerah (pemda), dengan jangkauan sekitar 1.000 pekerja.
Baca juga: Cerita Warga War Mudik Gratis: Ekonomi Lagi Susah, Nangis Saat Dapat Tiket
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, dalam menyukseskan program mudik gratis bagi pekerja pada 2026.
“Kami mengapresiasi kerja sama dari para mitra yang selama ini sudah bekerja sama dengan Kemenaker memfasilitasi pelaksanaan mudik dan kami tentu berharap kerja sama ini akan terus berlangsung. Kami ingin bisa memberangkatkan sebanyak-banyaknya dalam program mudik gratis ini,” ujarnya.
Setelah mudik, Yassierli mengimbau para pekerja untuk kembali bekerja dengan semangat dan dedikasi tinggi.
“Sesudah mudiknya selesai, kembali ke tempat kerja masing-masing, kemudian kembali bekerja dan berkarya membangun dedikasi yang terbaik untuk bangsa,” tegasnya.
Baca juga: Jasamarga Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Besok 18 Maret 2026