Olah Lahan Gambut, BRGM Kembangkan “Sapuring” di Kepulauan Meranti

Kompas.com - 11/11/2021, 12:21 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com – Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) saat ini tengah mengembangkan sagu parut kering (sapuring) di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, untuk keperluan produksi pakan ternak ayam.

Selain ramah lingkungan, pengembangan sapuring juga berkontribusi dalam pengolahan lahan gambut di Indonesia.

Untuk mengembangkannya, BRGM bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Rumbio Nusa Mandiri serta empat kelompok usaha ternak (KUT) yang ada di Desa Bagan Melibur, Desa Mayangsari, Desa Mekarsari, dan Desa Sungai Anak Kamal.

Program revitalisasi ekonomi BRGM melalui sapuring itu pun disambut antusias oleh Ketua Kelompok Usaha Ternak Desa Bagan Melibur, Sumari.

Baca juga: BRGM: Pejuang Gambut dan Mangrove Harus Diapresiasi dan Disejahterakan

Ia menerangkan, pada Oktober 2021, para peternak ayam mulai mencoba memberikan sapuring tersebut kepada hewan ternak.

“Tahap uji coba sapuring pertama kali ini masih bagus, nanti kan ada pengecekan pertumbuhan ayamnya maksimal atau tidak. Namun, saya berharap ke depannya bentuk sapuring yang halus ini bisa dibentuk seperti pakan ternak pur agar lebih tahan di tembolok dan ayam bisa lebih cepat kenyang,” harap Sumari.

Sementara itu, Kepala Seksi Bidang Industri dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Miftah menilai bahwa sapuring memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Kalau usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil di situ pengolahan sapuringnya terus tumbuh, maka tidak menutup kemungkinan daerah tersebut bisa jadi sentra pakan ternak,” ujar Miftah.

Baca juga: BRGM Klaim Rehabilitasi PEN Mangrove Mampu Tingkatkan Penghasilan Masyarakat

Namun, lanjut dia, untuk bisa menjadi sentra pakan ternak, sebuah daerah harus mengikuti sejumlah kategori yang ada.

“Kalau di luar Pulau Jawa itu kana da 14 industri kecil menengah (IKM). Harapan kami beberapa kelompok terus muncul dan continue (berlanjut), sehingga bisa menjadi sentra industri. Ada tempat, gudang, ruang produksi, packing, dan pelatihan,” harapnya.

Agar para peternak bisa lebih mandiri, BRGM juga mendukung pelatihan manajemen bisnis pakan ternak sapuring dan pelatihan manajemen pemeliharaan ternak ayam dengan sapuring.

Termasuk juga pelatihan manajemen kesehatan ternak ayam, manajemen pemasaran pakan ternak sapuring, hingga manajemen pemasaran ternak ayam kampung unggul Balitbangan (KUB).

Baca juga: Lewat 3R, BRGM Berkomitmen Wujudkan Target Pengurangan GRK Indonesia

Kepala Kelompok Kerja Sama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat BRGM Didy Wurjanto menjelaskan, pelatihan pemasaran diberikan guna memastikan kegiatan yang diberikan BRGM bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mereka tidak hanya bisa memproduksi tapi juga menemukan pasar dan mengelola keuangannya," ujar Didy.

Lebih lanjut, ia menekankan, bantuan ekonomi dan pelatihan dari BRGM untuk masyarakat sifatnya investasi jangka panjang dan bukan sekadar proyek.

"Ini penting, sekaligus memastikan keberlanjutan bantuan ekonomi BRGM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lahan gambut," tegasnya.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, BRGM Ajak Anak Bangsa Jaga Gambut dan Mangrove

Terkini Lainnya
Lewat M4CR di Sumut, BRGM Percepat Pelaksanaan Rehabilitasi 6.078 Hektar Mangrove

Lewat M4CR di Sumut, BRGM Percepat Pelaksanaan Rehabilitasi 6.078 Hektar Mangrove

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Kesiapan Guru Jadi Kunci Integrasi Edukasi Mangrove dalam Kurikulum Merdeka di Sumut

Kesiapan Guru Jadi Kunci Integrasi Edukasi Mangrove dalam Kurikulum Merdeka di Sumut

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Raih Medali Perak untuk Kinerja Geospasial dalam Restorasi Ekosistem

BRGM Raih Medali Perak untuk Kinerja Geospasial dalam Restorasi Ekosistem

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Kenalkan Anak Muda Rehabilitasi Mangrove, BRGM gelar Youth Mangrove Action

Kenalkan Anak Muda Rehabilitasi Mangrove, BRGM gelar Youth Mangrove Action

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI

"YCFest2024", Anak Muda Bergerak Selamatkan Mangrove dan Gambut di Desa Lukit

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Manfaat Rehabilitasi Mangrove untuk Kesejahteraan Masyarakat Lewat Silvofishery 

Manfaat Rehabilitasi Mangrove untuk Kesejahteraan Masyarakat Lewat Silvofishery 

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Rehabilitasi Mangrove di Kaltara, Upaya Pemerintah Jaga Pantai dan Bantu Perekonomian Masyarakat

Rehabilitasi Mangrove di Kaltara, Upaya Pemerintah Jaga Pantai dan Bantu Perekonomian Masyarakat

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Sinergi Antarsektor, BRGM Gelar Sosialisasi Perencanaan dan Perlindungan Mangrove di Deli Serdang

Sinergi Antarsektor, BRGM Gelar Sosialisasi Perencanaan dan Perlindungan Mangrove di Deli Serdang

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Peringati HUT Kemerdekaan Indonesia, BRGM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kembangkan Ekonomi Hijau

Peringati HUT Kemerdekaan Indonesia, BRGM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kembangkan Ekonomi Hijau

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM: Restorasi Permanen Jadi Solusi Pemulihan Ekosistem Gambut Berkelanjutan

BRGM: Restorasi Permanen Jadi Solusi Pemulihan Ekosistem Gambut Berkelanjutan

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Peringati Hari Lahan Basah, BRGM dan Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di 13 Provinsi

Peringati Hari Lahan Basah, BRGM dan Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di 13 Provinsi

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Bantu Cetak Generasi Unggul Melalui Magang Bersertifikat “Sobat Muda Gambut – Mangrove Tahun 2023”

BRGM Bantu Cetak Generasi Unggul Melalui Magang Bersertifikat “Sobat Muda Gambut – Mangrove Tahun 2023”

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Raih Predikat Badan Publik Informatif KIP 2023

BRGM Raih Predikat Badan Publik Informatif KIP 2023

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Inovasikan PRIMS, BRGM Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka

Inovasikan PRIMS, BRGM Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
10.000 Mangrove Ditanam di Sumut, BRGM Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pemulihan Lingkungan

10.000 Mangrove Ditanam di Sumut, BRGM Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pemulihan Lingkungan

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com