Kapokja dan Kasubpokja Resmi Dilantik, Begini Pesan Kepala BRGM

Kompas.com - 01/05/2021, 13:13 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 Kepala Kelompok Kerja (Kapokja) dan 13 Kepala Sub Kelompok Kerja (Kasubpokja) di Gedung Krida Bakti, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/4/2021).

Pada pelantikan tersebut, Hartono menyampaikan bahwa banyak capaian restorasi gambut yang patut diteruskan pada kepengurusan periode sebelumnya. Karenanya, diperlukan konsolidasi kegiatan yang efektif.

Menurut Hartono, tugas rehabilitasi mangrove memerlukan kerja keras. Ia berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk dapat berpikir kreatif dan terus membuat inovasi dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, kreativitas dan inovasi dalam rehabilitasi mangrove menjadi penting, mengingat percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 120 tahun 2020.

Baca juga: BRGM Rehabilitasi Mangrove di 9 Provinsi, Habiskan Rp 1,5 Triliun

Dalam Perpres itu disebutkan bahwa restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Kedua ekosistem ini juga memainkan peranan penting dalam pengendalian iklim dunia.

“BRGM tidak hanya melakukan pemulihan ekologi saja, tapi juga menempatkan masyarakat sebagai aktor penting dalam kegiatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove,” ujar Hartono.

Guna mencapai target restorasi gambut seluas 1,2 juta hektar (ha) dan target rehabilitasi mangrove 600.000 ha, BRGM perlu menyinergikan program dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Misalnya, kementerian sektoral, pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten dan desa, serta perguruan tinggi dan LSM, baik dalam ruang lingkup nasional dan internasional.

Baca juga: Lantik Sejumlah Pejabat Eselon I, Kepala BRGM Optimistis Capai Target Tugas

“Kami tidak dapat bekerja sendiri sehingga dibutuhkan sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Karena itu para pejabat BRGM harus siap menjalankan koordinasi dan bertindak sinergis,” ujar Hartono.

Melihat komposisi Kapokja yang dilantik kemarin, Hartono optimis roda organisasi BRGM akan mendukung pelaksanaan tugas yang diamanatkan Presiden dalam memfasilitasi percepatan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove hingga tahun 2024.

Adapun Kepala Kapokja yang dilantik, yakni Teguh Prio Adi Sulistyo sebagai Kapokja Program dan Anggaran, Didy Wurjanto sebagai Kapokja Kepala Kerjasama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat, Patah Dwi Wiyono sebagai Kapokja Keuangan, Ahmad Isrooil selaku Kapokja Umum dan Kepegawaian, Alexander Triko Iriandi sebagai Kapokja Pengawasan Internal, Noviar sebagai Kapokja Perencanaan Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove, dan Dian Nur Amalia sebagai Kapokja Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Data.

Baca juga: BRGM Siap Percepat Penanaman Mangrove di 9 Provinsi

Selain itu, terdapat pula Soesilo Indrarto sebagai Kapokja Restorasi Gambut Wilayah Sumatera, Jany Tri Rahardjo selaku Kapokja Restorasi Gambut Wilayah Kalimantan dan Papua, Agus Yasin sebagai Kapokja Teknik Restorasi, Suwignya Utama sebagai Kapokja Edukasi dan Sosialisasi, Muhammad Yusuf selaku Kapokja Partisipasi dan Kemitraan, Cyprianus Nugroho Sulistyo Priyono sebagai Kapokja Pengembangan Usaha Masyarakat, Onesimus Patiung selaku Kapokja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Sumatera, dan Agung Rusdiyatmoko Kapokja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Kalimantan dan Papua.

Sementara Kasubpokja yang dilantik yakni Indra Kristiawan Harwanto sebagai Kasubpokja Evaluasi dan Pelaporan, Erna Ika Rahayu sebagai Kasubpokja Kerjasama, Sri Ratnaningsih sebagai Kasubpokja Hukum dan Hubungan Masyarakat, Musyafa Ahmad sebagai Kasubpokja Umum dan Layanan Pengadaan, Mayasih Wigati sebagai Kasubpokja Perencanaan Rehabilitasi Mangrove, Deasy Efnidawesty selaku Kasubpokja Pengembangan Data, dan Sarjono Budi Subechi sebagai Kasubpokja Restorasi Gambut Riau.

Baca juga: Bantu Penurunan Emisi Karbon, Inilah Potensi Penting dari Lahan Gambut

Selain itu, terdapat pula Zulfikar Ali sebagai Kasubpokja Restorasi Gambut Jambi, Parihutan Sagala sebagai Kasubpokja Restorasi Gambut Papua, Budiyanto sebagai Kasubpokja Sosialisasi dan Pelatihan, Yuyus Afrianto sebagai Kasubpokja Pengelolaan Pengetahuan dan Dukungan Masyarakat, Dermawati Sihite sebagai Kasubpokja Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan, dan Muslim selaku Kasubpokja Partisipasi Masyarakat Perdesaan.

Terkini Lainnya
Lewat M4CR di Sumut, BRGM Percepat Pelaksanaan Rehabilitasi 6.078 Hektar Mangrove

Lewat M4CR di Sumut, BRGM Percepat Pelaksanaan Rehabilitasi 6.078 Hektar Mangrove

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Kesiapan Guru Jadi Kunci Integrasi Edukasi Mangrove dalam Kurikulum Merdeka di Sumut

Kesiapan Guru Jadi Kunci Integrasi Edukasi Mangrove dalam Kurikulum Merdeka di Sumut

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Raih Medali Perak untuk Kinerja Geospasial dalam Restorasi Ekosistem

BRGM Raih Medali Perak untuk Kinerja Geospasial dalam Restorasi Ekosistem

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Kenalkan Anak Muda Rehabilitasi Mangrove, BRGM gelar Youth Mangrove Action

Kenalkan Anak Muda Rehabilitasi Mangrove, BRGM gelar Youth Mangrove Action

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI

"YCFest2024", Anak Muda Bergerak Selamatkan Mangrove dan Gambut di Desa Lukit

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Manfaat Rehabilitasi Mangrove untuk Kesejahteraan Masyarakat Lewat Silvofishery 

Manfaat Rehabilitasi Mangrove untuk Kesejahteraan Masyarakat Lewat Silvofishery 

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Rehabilitasi Mangrove di Kaltara, Upaya Pemerintah Jaga Pantai dan Bantu Perekonomian Masyarakat

Rehabilitasi Mangrove di Kaltara, Upaya Pemerintah Jaga Pantai dan Bantu Perekonomian Masyarakat

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Sinergi Antarsektor, BRGM Gelar Sosialisasi Perencanaan dan Perlindungan Mangrove di Deli Serdang

Sinergi Antarsektor, BRGM Gelar Sosialisasi Perencanaan dan Perlindungan Mangrove di Deli Serdang

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Peringati HUT Kemerdekaan Indonesia, BRGM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kembangkan Ekonomi Hijau

Peringati HUT Kemerdekaan Indonesia, BRGM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Kembangkan Ekonomi Hijau

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM: Restorasi Permanen Jadi Solusi Pemulihan Ekosistem Gambut Berkelanjutan

BRGM: Restorasi Permanen Jadi Solusi Pemulihan Ekosistem Gambut Berkelanjutan

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Peringati Hari Lahan Basah, BRGM dan Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di 13 Provinsi

Peringati Hari Lahan Basah, BRGM dan Kementerian LHK Tanam Pohon Serentak di 13 Provinsi

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Bantu Cetak Generasi Unggul Melalui Magang Bersertifikat “Sobat Muda Gambut – Mangrove Tahun 2023”

BRGM Bantu Cetak Generasi Unggul Melalui Magang Bersertifikat “Sobat Muda Gambut – Mangrove Tahun 2023”

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
BRGM Raih Predikat Badan Publik Informatif KIP 2023

BRGM Raih Predikat Badan Publik Informatif KIP 2023

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Inovasikan PRIMS, BRGM Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka

Inovasikan PRIMS, BRGM Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
10.000 Mangrove Ditanam di Sumut, BRGM Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pemulihan Lingkungan

10.000 Mangrove Ditanam di Sumut, BRGM Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pemulihan Lingkungan

Badan Restorasi Gambut & Mangrove RI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com