Ingin Cetak Pemimpin Berkarakter Kebangsaan, BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Lemhanas

Kompas.com - 19/11/2022, 10:59 WIB
Y A Sasongko,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK) bersama Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia ( Lemhanas RI) menjalin kerja sama dalam pengembangan sumber saya manusia ( SDM). 

Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama (Dirut) BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto. 

“Saat ini, kami mengelola 50 juta tenaga kerja dengan dana sebesar Rp 600 triliun. Kemudian, untuk tiga tahun ke depan, kami diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengelola dana hingga Rp 1.000 triliun," kata Anggoro.

"Untuk menjaga amanah ini, kami membutuhkan SDM yang andal dan memiliki nilai-nilai kebangsaan,” tambah Anggoro dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (19/11/2022).

Anggoro menambahkan, kolaborasi tersebut selaras dengan strategi besar yang sedang dikembangkan oleh BPJAMSOSTEK, yaitu National Talent Collaboration. 

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Foto Bertemakan Pekerja, Total Hadiah Rp 105 Juta

Strategi tersebut bertujuan untuk memperkuat fondasi karakter kebangsaan seluruh talenta terbaik BPJAMSOSTEK. Dengan begitu, diharapkan mampu menjadi batu loncatan bagi mereka yang ingin mengembangkan karir dengan menjadi pemimpin di institusi-institusi nasional lain. 

Ia menilai, upaya tersebut secara tidak langsung dapat berkontribusi terhadap pembangunan nasional Indonesia.

Anggoro menyatakan, pihaknya berharap, kerja sama BPJAMSOSTEK dan Lemhanas RI dapat segera ditindaklanjuti ke arah yang lebih teknis. 

“Salah satunya, dimulai dari pemetaan jenis pelatihan yang dapat diselaraskan dengan kurikulum pengembangan SDM yang dimiliki oleh Institut BPJAMSOSTEK sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi karyawan,” terang Anggoro.

Baca juga: Cara Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan 2022

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, pengabdian masyarakat, pertukaran tenaga ahli, dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan. 

Selain itu, imbuh Anggoro, disepakati pula pertukaran informasi dalam rangka pengukuran ketahanan nasional, serta pelaksanaan pengkajian dan bidang lain sesuai kebutuhan masing-masing instansi.

"Dengan begitu, diharapkan kualitas insan BPJAMSOSTEK semakin meningkat sehingga penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia dapat terus berkesinambungan yang berujung pada ketahanan nasional yang terus terjaga," kata Anggoro.

Sementara itu, Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto menyatakan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK merupakan inti dari nilai ketahanan sosial yang akan terus diperkuat oleh negara.

Baca juga: Mudah, Ini Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan secara Online

"Ketahanan sosial ditopang oleh kuatnya keluarga, perencanaan demografi ke depan, dan juga ketahanan sosial. Hal ini karena Indonesia memiliki universal social security yang berlaku untuk tenaga kerja," ujar Andi.

Terkini Lainnya
Beri Kado Istimewa pada Hari Guru, BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Lindungi 165.000 GTK Madrasah

Beri Kado Istimewa pada Hari Guru, BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenag Lindungi 165.000 GTK Madrasah

BPJS Ketenagakerjaan
Jamsostek Berpotensi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jangka Panjang

Jamsostek Berpotensi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jangka Panjang

BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Perawatan Peserta Hingga Rp 12 Miliar, Uya Kuya : Itu Luar Biasa

BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Perawatan Peserta Hingga Rp 12 Miliar, Uya Kuya : Itu Luar Biasa

BPJS Ketenagakerjaan
Siapkan Masa Tua Layak, Kemenkeu: Program JHT Mutlak Dimiliki Pekerja

Siapkan Masa Tua Layak, Kemenkeu: Program JHT Mutlak Dimiliki Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan
Lewat Baznas, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

Lewat Baznas, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

BPJS Ketenagakerjaan
Harap Kecelakaan Kerja Menurun, BPJS Ketenagakerjaan dan ILO Gelar ToT K3 bagi 400 Pekerja Sawit

Harap Kecelakaan Kerja Menurun, BPJS Ketenagakerjaan dan ILO Gelar ToT K3 bagi 400 Pekerja Sawit

BPJS Ketenagakerjaan
Wujudkan Kesejahteraan Pekerja Melalui Seni, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Anugerah Pewarta Foto 2024

Wujudkan Kesejahteraan Pekerja Melalui Seni, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Anugerah Pewarta Foto 2024

BPJS Ketenagakerjaan
Di AWCA Technical Seminar 2024, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran

Di AWCA Technical Seminar 2024, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran

BPJS Ketenagakerjaan
Kecelakaan Kerja di Perkebunan Sawit Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng ILO Latih Perusahaan Patuhi K3

Kecelakaan Kerja di Perkebunan Sawit Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng ILO Latih Perusahaan Patuhi K3

BPJS Ketenagakerjaan
CorpU, Upaya BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Literasi Jamsostek

CorpU, Upaya BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Literasi Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan
Paritrana Award 2024, Wapres Harap Angka Universal Coverage Jamsostek Terus Meningkat

Paritrana Award 2024, Wapres Harap Angka Universal Coverage Jamsostek Terus Meningkat

BPJS Ketenagakerjaan
JMO Disebut Jadi Kesuksesan BPJS Ketenagakerjaan dalam Transformasi Digital

JMO Disebut Jadi Kesuksesan BPJS Ketenagakerjaan dalam Transformasi Digital

BPJS Ketenagakerjaan
Lewat

Lewat "Sehari Bersama PMI", BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jamsostek kepada Tenaga Kerja

BPJS Ketenagakerjaan
Sejahterakan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kucurkan MLT ke Pengembang untuk Bangun 200 Rumah Pekerja

Sejahterakan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kucurkan MLT ke Pengembang untuk Bangun 200 Rumah Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan
Peringati Hakordia 2023, BPJS Ketenagakerjaan Berkomitmen Cegah Tindak Korupsi di Tanah Air

Peringati Hakordia 2023, BPJS Ketenagakerjaan Berkomitmen Cegah Tindak Korupsi di Tanah Air

BPJS Ketenagakerjaan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com