Berikan Penghargaan MKK ke Purbalingga, Kepala BKKBN: Cegah Balita Stunting Bantu Tingkatkan Kualitas SDM

Kompas.com - 21/11/2023, 11:07 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo dalam acara Penganugerahan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2023 dan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Gelanggang Olahraga Sasana Krida Perwira, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/11/2023).DOK. Humas BKKBN Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo dalam acara Penganugerahan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2023 dan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Gelanggang Olahraga Sasana Krida Perwira, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/11/2023).

KOMPAS.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo mengatakan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia perlu ditingkatkan.

“Kualitas SDM kita perlu ditingkatkan, salah satunya kita harus mencegah lahirnya anak-anak balita stunting," ucap dr Hasto dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/11/2023).

Pernyataan tersebut disampaikan dr Hasto saat menyerahkan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam acara Penganugerahan Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2023 dan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Gelanggang Olahraga Sasana Krida Perwira, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/11/2023).

Penghargaan tertinggi dari BKKBN tersebut diberikan kepada Bupati Purbalingga karena dinilai berdedikasi dalam keberhasilan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan KB (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan stunting. Salah satunya, berhasil menekan angka perkawinan anak sehingga menurunkan prevalensi stunting signifikan.

Baca juga: Menu Cegah Stunting di Depok Kian Membaik Usai Tuai Cecaran dan Kritik

dr Hasto mengatakan, kawin usia muda merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga untuk meningkatkan kualitas SDM di wilayahnya.

"Kalau kita berbicara pembangunan SDM, maka yang saya lihat di Purbalingga ini salah satu yang perlu diperhatikan adalah kawin usia muda," ujarnya.

dr Hasto mengakui pembangunan SDM di Purbalingga sudah bagus karena per 1.000 perkawinan di kabupaten ini tidak lebih dari 26 orang yang menikah pada usia muda.

Menurutnya, jumlah tersebut di bawah angka nasional yang mencapai 26 orang per 1.000 perkawinan.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Perkawinan Anak Turun Jadi 8,74 persen

"Dengan bagusnya pengetahuan para kader menunjukan bahwa sosialisasi tentang bangga kencana dan juga stunting berjalan dengan baik," imbuh dr Hasto.

Untuk diketahui, penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan dari hasil seleksi penilaian dan skrining sampai di Sekretariat Presiden.

"Penghargaan ini bukan dari saya, tetapi hasil seleksi dan skrining sampai di Sekretariat Presiden. Kami ucapkan selamat," kata dr Hasto.

Ia menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk kerja keras Bupati Purbalingga yang menguasai lapangan dan dekat dengan masyarakat, sehingga program Bangga Kencana bisa berjalan sukses.

Baca juga: Syamsuar Berharap Pencanangan PKK Bangga Kencana Dapat Tekan Kasus Stunting di Riau

Tingkatkan komitmen

Usai menerima penghargaan, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap, penghargaan tersebut dapat semakin meningkatkan komitmen kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah (pemda) dan para kader untuk terus menyukseskan program pembangunan keluarga berkualitas di Purbalingga.

Ia mengungkapkan bahwa ada satu syarat untuk menuju Indonesia Emas, yaitu pembangunan kualitas SDM di Indonesia berjalanan dengan baik.

"Angka stunting di Purbalingga sejauh ini bisa ditekan dengan baik," kata Dyah.

Dia mengaku saat pertama kali masuk pemerintahan pada 2016, kasus stunting di Purbalingga masih tinggi karena mencapai 23,13 persen.

Baca juga: Gibran: Kalau Surveinya Bagus, Kita Kerja Keras Lagi biar Bisa Satu Putaran

Akan tetapi berkat kerja keras seluruh pihak, kasus stunting di Purbalingga dalam kurun tujuh tahun turun menjadi 12,13 persen.

"Angka tersebut sudah melampaui target nasional yang sebesar 14 persen. Kami berharap angka stunting di Purbalingga bisa kembali diturunkan hingga satu digit," imbuh Dyah.

Sebagai informasi, dalam acara pemberian penghargaan tersebut juga hadir Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Sadono dan Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Eka Sulistya Ediningsih.

Hadir pula Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) sebagai leading sektor kegiatan Temu Kader TPK Kabupaten Purbalingga, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Purbalingga, Camat Karang Anyar, Kepala Biro (Kabiro) Umum dan seluruh petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) atau Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Kabupaten Purbalingga.

Terkini Lainnya
Kemendukbangga/BKKBN Resmi Gelar Pelatihan Teknis Substantif Kampung Keluarga Berkualitas 2025
Kemendukbangga/BKKBN Resmi Gelar Pelatihan Teknis Substantif Kampung Keluarga Berkualitas 2025
BKKBN
Tinjau SPPG di Bogor, Wamendukbangga Tegaskan Pentingnya Program MBG untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Tinjau SPPG di Bogor, Wamendukbangga Tegaskan Pentingnya Program MBG untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BKKBN
Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Monitor Program Genting di Tanah Papua
Wamen Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Monitor Program Genting di Tanah Papua
BKKBN
Menteri Wihaji Kunjungi Bangli, Pantau Langsung Keluarga Risiko Stunting
Menteri Wihaji Kunjungi Bangli, Pantau Langsung Keluarga Risiko Stunting
BKKBN
Inovasi Oke Gas Magis Karimata Kreasikan Cegah Stunting dari Hulu dan Dorong Ketahanan Pangan
Inovasi Oke Gas Magis Karimata Kreasikan Cegah Stunting dari Hulu dan Dorong Ketahanan Pangan
BKKBN
Wamendukbangga/BKKBN Pastikan Program Genting di Lampung Tepat Sasaran
Wamendukbangga/BKKBN Pastikan Program Genting di Lampung Tepat Sasaran
BKKBN
Kemendukbangga/BKKBN Luncurkan Logo baru, Wihaji: Simbol Semangat Baru
Kemendukbangga/BKKBN Luncurkan Logo baru, Wihaji: Simbol Semangat Baru
BKKBN
Lewat “Oke Gas Magis Karimata”, BKKBN Kalbar Cegah Stunting di Kepulauan Karimata
Lewat “Oke Gas Magis Karimata”, BKKBN Kalbar Cegah Stunting di Kepulauan Karimata
BKKBN
Pengukuhan Duta Orangtua Hebat Nasional, Upaya BKKBN Dorong Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak
Pengukuhan Duta Orangtua Hebat Nasional, Upaya BKKBN Dorong Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak
BKKBN
Menginap di Rumah Warga Keluarga Berisiko
Menginap di Rumah Warga Keluarga Berisiko "Stunting", Menteri Wihaji Ingin Identifikasi Langsung Penyebab "Stunting"
BKKBN
Strategi Pembangunan Demografi di Kalbar, BKKBN: Tujuannya Capai Kesejahteraan Masyarakat
Strategi Pembangunan Demografi di Kalbar, BKKBN: Tujuannya Capai Kesejahteraan Masyarakat
BKKBN
Kepala BKKBN Ajak Lintas Sektor Masifkan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Nabire
Kepala BKKBN Ajak Lintas Sektor Masifkan Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di Nabire
BKKBN
Soal Penurunan Stunting di Papua Tengah, Dokter Hasto: Perlu Komitmen Semua Pihak
Soal Penurunan Stunting di Papua Tengah, Dokter Hasto: Perlu Komitmen Semua Pihak
BKKBN
Kehamilan Ideal Usia 20-35 Tahun, Kepala BKKBN Ungkap Alasannya
Kehamilan Ideal Usia 20-35 Tahun, Kepala BKKBN Ungkap Alasannya
BKKBN
Kepala BKKBN Beberkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting yang Fokus pada 3 Pendekatan 
Kepala BKKBN Beberkan Strategi Percepatan Penurunan Stunting yang Fokus pada 3 Pendekatan 
BKKBN
Bagikan artikel ini melalui
Oke