IKN Jadi Pusat Rembug KTNA 2025, Petani-Nelayan Nyatakan Dukungan Penuh

Kompas.com - 22/09/2025, 11:44 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Ibu Kota Nusantara ( IKN) menjadi tuan rumah Rembug Utama Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA) 2025.

Melalui aksi nyata, mulai dari penanaman pohon hingga penebaran benih ikan, ribuan petani dan nelayan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia.

Acara yang digelar pada Minggu (21/9/2025) itu resmi dibuka oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor. Ratusan pengurus KTNA dari tingkat nasional hingga kecamatan hadir dalam kegiatan tersebut.

Rembug Utama KTNA 2025 tidak hanya menjadi wadah pertemuan, tetapi juga momentum sinergi antara pemerintah dan komunitas tani-nelayan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah titik strategis di kawasan IKN, termasuk Zona E Puspantara di Desa Sukomulyo yang diproyeksikan sebagai taman buah Nusantara. Kawasan ini ditargetkan mendukung 10 persen lahan produksi pangan berkelanjutan di IKN.

Selain itu, peserta menebar 10.000 benih ikan papuyu, spesies endemik Kalimantan, di Embung MBH. Embung ini berfungsi menjaga keseimbangan hidrologi sekaligus menopang ekosistem mikro kawasan Nusantara.

Baca juga: Memburu Pertumbuhan, Melalaikan Ekosistem Penopang

“Selamat datang di IKN. Saya memohon dukungan kepada 36 juta anggota KTNA untuk masa depan Indonesia. Pembangunan Nusantara diarahkan untuk pemerataan, apalagi menghadapi Ibu Kota Politik 2028 sesuai Perpres 79 Tahun 2025. Nusantara dirancang sebagai forest city dengan konsep smart city yang mengedepankan fungsi hidrologi,” ujar Basuki dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (22/9/2025).

Dukungan juga datang dari masyarakat lokal. Kepala Desa Sukomulyo, Mustain, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini memberi manfaat nyata.

“Dari luas tanah 14.000 hektar (ha), masih banyak lahan yang bisa dikembangkan. Puspantara kami fungsikan sebagai taman buah Nusantara. Semoga KTNA mampu menghijaukan kawasan sekaligus mendukung kebutuhan pangan, baik sayur maupun buah-buahan,” ucapnya.

Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor menegaskan pihaknya siap mendukung keberlanjutan pembangunan IKN.

“Sekitar 300 pengurus KTNA hadir di sini, dari tingkat nasional hingga kecamatan. Kami siap mendukung pembangunan dan keberlanjutan IKN, bahkan akan bersurat langsung kepada Presiden untuk menyampaikan sikap: Lanjutkan IKN,” tegasnya.

Sebagai penutup, sesi dialog digelar untuk menyerap aspirasi petani dan nelayan.

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan 4 Nelayan yang Terombang Ambing Nyaris Tenggelam di Perairan Indramayu

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang partisipasi masyarakat.

“Kami siap jadi rumah untuk KTNA,” ujarnya.

Terkini Lainnya
IKN Percepat Pembangunan Kawasan Legislatif–Yudikatif, Delapan Kontrak Resmi Ditandatangani

IKN Percepat Pembangunan Kawasan Legislatif–Yudikatif, Delapan Kontrak Resmi Ditandatangani

Nusantara
Jaga Kawasan Hutan, Otorita IKN Pasang Papan Larangan Aktivitas Ilegal di Tahura Bukit Soeharto

Jaga Kawasan Hutan, Otorita IKN Pasang Papan Larangan Aktivitas Ilegal di Tahura Bukit Soeharto

Nusantara
Pembangunan Embung dan Kolam Retensi Digarap, Otorita IKN Pastikan Ketersediaan Air Berkelanjutan

Pembangunan Embung dan Kolam Retensi Digarap, Otorita IKN Pastikan Ketersediaan Air Berkelanjutan

Nusantara
Komisi II DPR RI Dukung Percepatan Pemindahan ASN dan Kesiapan IKN Jadi Ibu Kota Politik

Komisi II DPR RI Dukung Percepatan Pemindahan ASN dan Kesiapan IKN Jadi Ibu Kota Politik

Nusantara
Banggar DPR RI Berikan Dukungan Kuat untuk Keberlangsungan Pembangunan IKN

Banggar DPR RI Berikan Dukungan Kuat untuk Keberlangsungan Pembangunan IKN

Nusantara
Lewat Skema KPBU, Otorita IKN Buka Lelang Proyek Hunian ASN Ramah Lingkungan

Lewat Skema KPBU, Otorita IKN Buka Lelang Proyek Hunian ASN Ramah Lingkungan

Nusantara
Otorita IKN Teken 6 Kontrak Pembangunan, Basuki Hadimuljono Harap Buka Lapangan Kerja

Otorita IKN Teken 6 Kontrak Pembangunan, Basuki Hadimuljono Harap Buka Lapangan Kerja

Nusantara
Pengukuhan APPSI di IKN Tegaskan Semangat Pemerataan dan Kolaborasi Pembangunan Nasional

Pengukuhan APPSI di IKN Tegaskan Semangat Pemerataan dan Kolaborasi Pembangunan Nasional

Nusantara
Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Siap Dibangun, Basuki Hadimuljono Tegaskan Pentingnya Kualitas Pembangunan

Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Siap Dibangun, Basuki Hadimuljono Tegaskan Pentingnya Kualitas Pembangunan

Nusantara
Dengan Anggaran Rp 11,6 Triliun, Otorita IKN Siap Bangun Kawasan Legislatif dan Yudikatif

Dengan Anggaran Rp 11,6 Triliun, Otorita IKN Siap Bangun Kawasan Legislatif dan Yudikatif

Nusantara
Kepala Otorita IKN Pastikan Tindak Tegas Aktivitas Ilegal di Kawasan IKN

Kepala Otorita IKN Pastikan Tindak Tegas Aktivitas Ilegal di Kawasan IKN

Nusantara
IKN Sukses Jadi Tuan Rumah ICDP 2025 dan Dapatkan Apresiasi

IKN Sukses Jadi Tuan Rumah ICDP 2025 dan Dapatkan Apresiasi

Nusantara
Lewat MIF 2025, Otorita IKN Jajaki Kolaborasi Global untuk Perkuat Investasi Nusantara

Lewat MIF 2025, Otorita IKN Jajaki Kolaborasi Global untuk Perkuat Investasi Nusantara

Nusantara
Wujudkan Nusantara Sehat, Otorita IKN Gelar Cek Kesehatan Gratis

Wujudkan Nusantara Sehat, Otorita IKN Gelar Cek Kesehatan Gratis

Nusantara
Swissôtel Nusantara Anniversary Run 2025, Simbol Geliat Baru di Jantung IKN

Swissôtel Nusantara Anniversary Run 2025, Simbol Geliat Baru di Jantung IKN

Nusantara
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com