Punya Peran Krusial di JKN-KIS, Mitra Industri Keuangan Diapresiasi BPJS Kesehatan

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Rabu, 25 November 2020
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan apresiasi kepada mitranya yang bergerak di industri keuangan karena telah berperan penting dalam keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam acara Payment Channel Award BPJS Kesehatan tahun 2020, Rabu (25/11/2020).DOK. Humas BPJS Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan apresiasi kepada mitranya yang bergerak di industri keuangan karena telah berperan penting dalam keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dalam acara Payment Channel Award BPJS Kesehatan tahun 2020, Rabu (25/11/2020).

KOMPAS.com – Direktur Keuangan dan Investasi Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) Kemal Imam Santoso mengatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja dari mitra yang bergerak pada industri keuangan.

Pasalnya, kata dia, peran klaster keuangan baik lembaga seperti bank maupun non bank sangat krusial dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Untuk itu, kami mengapresiasi kinerja baik dari seluruh mitra kerja yang sudah sejak awal mendukung dalam menciptakan inovasi dan kemudahan layanan dalam rangka keberlangsungan Program JKN-KIS dan melayani 223 juta peserta JKN-KIS,” ujarnya.

Dia mengatakan itu saat menyerahkan penghargaan atau apresiasi kepada para mitra keuangan BPJS Kesehatan tersebu dalam acara Payment Channel Award BPJS Kesehatan tahun 2020, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Tetap Beri Pelayanan Maksimal di Masa Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Bogor Berinovasi

Kemal menerangkan, ekosistem penerimaan iuran yang andal adalah salah satu kunci dalam meningkatkan kolektibilitas iuran.

Seiring dengan pertumbuhan peserta, rata-rata transaksi penerimaan iuran program JKN-KIS per bulan mencapai 12,6 juta transaksi dengan rata-rata penerimaan iuran per bulan mencapai Rp 8 triliun.

Tercatat, sejak 2014 sampai Oktober 2020, penerimaan iuran program JKN-KIS mencapai Rp 529 triliun.

Seluruh transaksi penerimaan iuran Program JKN-KIS dikumpulkan melalui kanal pembayaran bank maupun non bank atau Payment Point Online Banking (PPOB).

Sejak perluasan kanal pembayaran iuran melalui PPOB dilakukan pada 2016, jumlah kanal pembayaran iuran BPJS Kesehatan telah mencapai 694.848 titik.

Baca juga: BPJS Kesehatan Serahkan 1,7 Juta Data Peserta Bermasalah ke Kemensos

“Pesatnya pertumbuhan kanal pembayaran iuran ini tidak lepas dari dukungan dan kinerja luar biasa yang telah dilakukan oleh bank, switcher dan berbagai mitra pembayaran iuran,” kata Kemal seperti keterangan tertulisnya.

Untuk itu, keandalan ekosistem penerimaan iuran tidak lepas dari dukungan seluruh industri keuangan baik bank maupun non-bank yang mampu secara lincah menyesuaikan diri dengan berbagai dinamika kebijakan dan strategi BPJS Kesehatan.

Direktur Keuangan dan Investasi Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) Kemal Imam Santoso dalam acara Payment Channel Award BPJS Kesehatan tahun 2020, Rabu (25/11/2020).DOK. Humas BPJS Kesehatan Direktur Keuangan dan Investasi Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) Kemal Imam Santoso dalam acara Payment Channel Award BPJS Kesehatan tahun 2020, Rabu (25/11/2020).

“Namun demikian, dalam perjalanan proses penerimaan iuran mengalami berbagai dinamika dan kami harap semua mitra kerja dapat secara bersama mencari solusinya,” katanya.

Kemal mencontohkan, saat kondisi mismatch Program JKN-KIS terjadi pada 2019, sehingga berpotensi pada pembayaran klaim fasilitas kesehatan yang memerlukan waktu lebih panjang.

Untuk itu, mitra perbankan berupaya membantu menjaga cash flow fasilitas kesehatan, agar tetap dapat melayani peserta JKN-KIS melalui program Supply Chain Financing (SCF).

Baca juga: Begini Konsep Sementara Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan

Hasilnya, hampir 1.038 fasilitas kesehatan memanfaatkan program dengan dana yang disalurkan dari perbankan hingga Rp 15 triliun pada 2019.

Kemal pun menyebut hal tersebut merupakan wujud gotong royong dalam ekosistem JKN. Dia pun berharap, seluruh pihak di industri keuangan dapat konsisten dalam mendukung keberlangsungan Program JKN-KIS.

Pada kesempatan ini, Direktur Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan M Ihsanuddin mengatakan, pihaknya mendukung program JKN-KIS dan mengapresiasi kompaknya industri kesehatan dalam menyukseskan program ini.

Utamanya, di tengah pandemi Covid-19 tentu tantangan dalam pengelolaan Program JKN-KIS akan semakin kompleks.

“Selamat atas penghargaan yang diterima, semoga ke depan seluruh pelaku terus meningkatkan pelayanan. Pesan kami kunci keberhasilan adalah melayani masyarakat dengan mudah dan cepat,” sebutnya.

Baca juga: Ini 5 Strategi BPJS Kesehatan untuk Kumpulkan Iuran Peserta

Adapun, berikut penerima penghargaan Channel Payment Award BPJS Kesehatan Tahun 2020: 

1. Bank Pooling Terinovatif: Bank Mandiri
2. Bank Pooling Peneriman Iuran Terbesar: Bank Mandiri
3. Bank Pooling Jumlah Transaksi Terbesar: Bank BRI
4. Bank Pooling Peserta Autodebit Terbesar: Bank Mandiri
5. Bank Pooling Layanan Pemberian Iuran Terbaik: Bank BNI
6. Bank Pooling Aggregator PPOB Terbesar: Bank BTN
7. Bank Non Pooling Transaksi dan Penerimaan Iuran Terbesar: Bank BCA
8. Bank Non Pooling Peserta Autodebit Terbesar: Bank BCA
9. Perusahaan Switcher Terinovatif: PT Finnet Indonesia
10. Perusahaan Swicther Transaksi Penerimaan Iuran Terbesar: PT Finnet Indonesia
11. Perusahaan Swicther Peserta Autodebit Terbesar: PT SYB
12. Mitra PPOB Terinovatif: PT Indomarco Prismatama
13. Perusahaan E-Commerce Peserta Autodebit Terbesar: Tokopedia
14. Mitra SCF Terbaik dari Penyaluran Pendanaan: Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Tingkatkan Kualitas Layanan Faskes, BPJS Kesehatan Gandeng Kemenkes Kembangkan Telemedicine
Tingkatkan Kualitas Layanan Faskes, BPJS Kesehatan Gandeng Kemenkes Kembangkan Telemedicine
BPJS Kesehatan
Risiko Penyakit Kronik Degeneratif Lansia Tinggi, BPJS Kesehatan Pastikan Kebutuhan Dasar Peserta Terpenuhi
Risiko Penyakit Kronik Degeneratif Lansia Tinggi, BPJS Kesehatan Pastikan Kebutuhan Dasar Peserta Terpenuhi
BPJS Kesehatan
Ciptakan Aplikasi Moniks, BPJS Kesehatan Diganjar Penghargaan ASSA Recognition Award
Ciptakan Aplikasi Moniks, BPJS Kesehatan Diganjar Penghargaan ASSA Recognition Award
BPJS Kesehatan
Kembangkan Inovasi Digital, BPJS Kesehatan Gelar Kompetisi BPJS Visualthon 2020
Kembangkan Inovasi Digital, BPJS Kesehatan Gelar Kompetisi BPJS Visualthon 2020
BPJS Kesehatan
Survei: Tingkat Kepuasan Peserta JKN-KIS Meningkat dari Tahun ke Tahun
Survei: Tingkat Kepuasan Peserta JKN-KIS Meningkat dari Tahun ke Tahun
BPJS Kesehatan
Mantapkan Fungsi Organisasi, Korpri Diharapkan Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan
Mantapkan Fungsi Organisasi, Korpri Diharapkan Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan
BPJS Kesehatan
Layanan Digital Jadi Favorit, BPJS Kesehatan Sudah Kembangkan Sistem Antre Daring di 2.028 RS
Layanan Digital Jadi Favorit, BPJS Kesehatan Sudah Kembangkan Sistem Antre Daring di 2.028 RS
BPJS Kesehatan
Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa
Tak Perlu Cemas, Cek Status BPJS Kesehatan Cukup Via Pandawa
BPJS Kesehatan
Berbagai Upaya BPJS Kesehatan Dukung Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19
Berbagai Upaya BPJS Kesehatan Dukung Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19
BPJS Kesehatan
Berkat Mobile JKN, Ibu Rumah Tangga Ini Mudah Akses Layanan Kesehatan
Berkat Mobile JKN, Ibu Rumah Tangga Ini Mudah Akses Layanan Kesehatan
BPJS Kesehatan
Di Rumah Saja, Peserta JKN-KIS Bisa Dapatkan Layanan Konsultasi Online dari Faskes
Di Rumah Saja, Peserta JKN-KIS Bisa Dapatkan Layanan Konsultasi Online dari Faskes
BPJS Kesehatan
Punya Peran Krusial di JKN-KIS, Mitra Industri Keuangan Diapresiasi BPJS Kesehatan
Punya Peran Krusial di JKN-KIS, Mitra Industri Keuangan Diapresiasi BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan
Tetap Beri Pelayanan Maksimal di Masa Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Bogor Berinovasi
Tetap Beri Pelayanan Maksimal di Masa Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Bogor Berinovasi
BPJS Kesehatan
Berkat E-Dabu, Perusahaan Dapat Daftarkan Pekerja Tanpa Perlu ke Kantor BPJS
Berkat E-Dabu, Perusahaan Dapat Daftarkan Pekerja Tanpa Perlu ke Kantor BPJS
BPJS Kesehatan
Pandemi Covid-19, Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Depok Tetap Maksimal
Pandemi Covid-19, Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Depok Tetap Maksimal
BPJS Kesehatan