Kebijakan KBK Picu Lonjakan Layanan Tidak Langsung di FKTP

Hotria Mariana
Kompas.com - Sabtu, 19 September 2020
Ilustrasi: Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang JemberBagus Supriadi/Kompas.com Ilustrasi: Pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Jember

KOMPAS.com – Sejak dikeluarkannya kebijakan teknis pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) di masa pandemi, angka pelayanan kontak tidak langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ( FKTP) mengalami lonjakan.

Pada Maret, FKTP menerima sebanyak 3.207 kontak tidak langsung. Angka ini melonjak pada April, yakni hingga 174.782 kontak. Kenaikan terus berlangsung, pada Mei terjadi 393.072 kontak, Juni sebanyak 462.339 kontak, dan pada Juli mencapai 494.548 kontak.

Adapun kebijakan KBK bertujuan untuk memastikan FKTP tetap optimal dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS).

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan, sesuai peraturan BPJS Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019, salah satu indikator penilaian kinerja FKTP adalah angka kontak lebih dari sampai dengan 150 per mil.

Baca juga: Optimalisasi JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gandeng UIN Syarif Hidayatullah

“Agar FKTP memperoleh pembayaran 100 persen, target angka kontak tersebut harus terpenuhi. Namun karena saat ini situasinya tengah pandemi, tentu aturan mainnya harus kami sesuaikan," kata Iqbal lewat rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).

"Dengan begitu, FKTP tetap bisa melaksanakan fungsinya sebagai gate keeper pelayanan kesehatan dan peserta JKN-KIS tetap memperoleh haknya,” tambah Iqbal.

Dalam pelayanan kontak tidak langsung, FKTP dapat berkomunikasi dengan peserta JKN melalui aplikasi Mobile JKN, Mobile JKN Faskes, dan media komunikasi lain yang dimiliki dokter dan peserta, seperti SMS, WhatsApp, atau Telegram.

Untuk jenis pelayanan, kontak tidak langsung terdiri dari dua. Pertama, kontak peserta sehat, yaitu kontak antara FKTP dengan peserta JKN-KIS dalam memberikan informasi dan konsultasi mengenai upaya promotif preventif.

Baca juga: Promosikan Gerakan Nasional Disiplin Protokol Kesehatan, BPJS Kesehatan Bekerja Sama dengan FKTP

Namun, pesan yang disampaikan harus dilakukan dua arah alias secara individual, bukan berupa broadcast message. Hal ini untuk memastikan kondisi setiap peserta JKN-KIS yang terdaftar di FKTP tersebut betul-betul terpantau.

“FKTP juga harus mengedukasi peserta mengenai langkah pencegahan Covid-19 sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Disiplin Protokol Kesehatan, seperti membiasakan 3 disiplin plus, yakni rajin cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga pola hidup sehat,” tambah Iqbal.

Kedua, kontak peserta sakit. FKTP menyediakan konsultasi medis tanpa tatap muka melalui aplikasi Mobile JKN untuk melayani keluhan peserta JKN-KIS yang terindikasi sakit.

Khusus dokter, pemberian layanan konsultasi serupa kepada peserta JKN Faskes dapat dilakukan lewat fitur chat yang terdapat pada aplikasi Mobile JKN Faskes.

Baca juga: BPJS Kesehatan Kembangkan Upaya Pencegahan Kecurangan Program JKN-KIS

Dengan layanan kontak tidak langsung, komunikasi antara dokter dengan pasien JKN-KIS yang terdaftar di suatu FKTP bisa lebih intens.

Terlebih, FKTP memiliki daftar pasien JKN-KIS berisiko tinggi, seperti peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), peserta dengan komorbid (penyakit penyerta), peserta lansia, dan sebagainya.

“Para peserta tersebut hendaknya diperhatikan secara khusus. Dengan edukasi yang optimal, diharapkan angka fatalitas Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin,” kata Iqbal.

Soal pembayaran KBK di FKTP selama masa Covid-19, penghitungannya berdasarkan angka pelayanan kontak tidak langsung yang mulai berlaku pada pembayaran kapitasi pada September 2020.

Menurut Iqbal, pelayanan kontak tidak langsung diharapkan mampu memenuhi kebutuhan peserta JKN-KIS dalam mendapat pelayanan yang mudah dan cepat sekaligus meningkatkan kinerja FKTP.

Dengan demikian, capaian indikator angka kontak dapat memenuhi lebih dari atau sampai dengan 150 per mil per bulan.

Baca juga: Permudah Badan Usaha Urus JKN-KIS, BPJS Kesehatan Hadirkan e-Dabu Mobile

PenulisHotria Mariana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo
BPJS Kesehatan
Lewat Virtual Ride, BPJS Kesehatan Kumpulkan Donasi Rp 34,9 Juta untuk Peserta JKN-KIS
Lewat Virtual Ride, BPJS Kesehatan Kumpulkan Donasi Rp 34,9 Juta untuk Peserta JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Per 1 November, Peserta JKN-KIS Segmen PPU PN Perlu Registrasi Ulang
Per 1 November, Peserta JKN-KIS Segmen PPU PN Perlu Registrasi Ulang
BPJS Kesehatan
Berawal dari Kencing Manis, Ibu Asal Merauke Ini Derita Penyakit Komplikasi
Berawal dari Kencing Manis, Ibu Asal Merauke Ini Derita Penyakit Komplikasi
BPJS Kesehatan
Andalkan BPJS Kesehatan, Pria Ini Berjuang Sembuh dari Gagal Ginjal
Andalkan BPJS Kesehatan, Pria Ini Berjuang Sembuh dari Gagal Ginjal
BPJS Kesehatan
Ini Daftar 15 Jurnalis Pemenang Lomba Karya Jurnalistik 2020 BPJS Kesehatan
Ini Daftar 15 Jurnalis Pemenang Lomba Karya Jurnalistik 2020 BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan
Harus Pasang Alat Pacu Jantung Permanen Senilai Ratusan Juta, Perempuan Ini Andalkan JKN-KIS
Harus Pasang Alat Pacu Jantung Permanen Senilai Ratusan Juta, Perempuan Ini Andalkan JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Optimalkan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gandeng PT Telkom
Optimalkan Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gandeng PT Telkom
BPJS Kesehatan
Idap Kanker Kelenjar Getah Bening, Ibu asal Pangandaran Ini Manfaatkan JKN-KIS
Idap Kanker Kelenjar Getah Bening, Ibu asal Pangandaran Ini Manfaatkan JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Ini Dia Faskes Paling Berkomitmen Terhadap Mutu Pelayanan JKN-KIS
Ini Dia Faskes Paling Berkomitmen Terhadap Mutu Pelayanan JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Khawatir Osteoarthesis Istri Tak Kunjung Sembuh, Pria Ini Manfaatkan JKN-KIS
Khawatir Osteoarthesis Istri Tak Kunjung Sembuh, Pria Ini Manfaatkan JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Indeks Kepuasan atas BPJS Kesehatan Capai Skor 84 Persen
Indeks Kepuasan atas BPJS Kesehatan Capai Skor 84 Persen
BPJS Kesehatan
Benjolan di Payudara Perempuan Ini Harus Dioperasi, Untung Ada JKN-KIS
Benjolan di Payudara Perempuan Ini Harus Dioperasi, Untung Ada JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Kisah Anak Penderita Hemofilia yang Harus Berobat Seumur Hidup
Kisah Anak Penderita Hemofilia yang Harus Berobat Seumur Hidup
BPJS Kesehatan
Pembuluh Jantung Tersumbat, Ibu Ini Jalani Kateterisasi dengan JKN-KIS
Pembuluh Jantung Tersumbat, Ibu Ini Jalani Kateterisasi dengan JKN-KIS
BPJS Kesehatan