Kisah Pustakawan Spesialis Buku Kritis di Bengkulu, Kagumi Jim Morrison hingga Nietzsche

Kompas.com - 04/09/2025, 14:30 WIB
Firmansyah,
Reni Susanti

Tim Redaksi

BENGKULU, KOMPAS.com - Di tengah aroma kopi pekat yang mengepul dari meja kayu, Andom, seorang pustakawan muda, terlihat telaten mengelola ribuan buku kritis di perpustakaan Rumah Literasi Mata Hati, Yayasan Akar Global Inisiatif, Bengkulu.

Sejak 2013, Andom telah mengabdikan diri untuk menjaga dan mengurus perpustakaan yang memiliki koleksi sekitar 5.000 eksemplar buku tersebut.

Di dinding perpustakaan, rak-rak buku telah diklasifikasikan ke dalam berbagai spesifikasi, mulai dari studi perempuan, agraria kritis, ilmu sosial humaniora, hingga kesusastraan.

"Koleksi buku kami banyak digunakan oleh dosen, mahasiswa, peneliti, aktivis, sastrawan, dan seniman. Saat ini, riset tidak hanya diperlukan oleh dosen dan mahasiswa, tetapi juga oleh seniman yang memerlukan literatur untuk menciptakan karya," jelas Andom saat ditemui, Kamis (4/9/2025).

Baca juga: Kisah Pustakawan Ropadi, dari Penjaga Malam, Tenaga Keliling, hingga Penjaga Naskah Kuno Cirebon

Kecintaan Andom pada buku telah terbangun sejak ia masih di bangku SD.

"Dari SD, saya suka membaca legenda dan sejarah. Rumah saya dekat dengan Perpustakaan Daerah, jadi saya sering ke sana," kenangnya.

Ketika remaja, ia mulai mengagumi Jim Morrison, vokalis band The Doors, yang juga menyukai karya filsuf Friedrich Nietzsche.

"Awal menyukai Jim Morrison, saya jadi tertarik pada bacaan Nietzsche, dan minat saya terhadap buku terus bertumbuh," ungkapnya.

Andom menekankan pentingnya buku dalam mengisi ruang sosial dan menjalin koneksi antarindividu.

Sebagian besar buku yang ia kelola berasal dari donasi dan pembelian rutin.

"Dari buku-buku kami, banyak terhubung dengan komunitas baca di seluruh Indonesia. Kami sering bertukar koleksi atau menggelar 'Party Book' komunitas," tuturnya.

Baca juga: Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Ajak Masyarakat Gemar ke Pustaka di Puswil Soeman HS

Peran Media Sosial

Menurut Andom, media sosial memiliki peran penting dalam mendorong minat baca, terutama di kalangan Generasi Z.

"Budaya visual di kalangan Gen Z saat ini mengalahkan minat baca. Namun, mereka sering menemukan sumber bacaan dari media sosial dan kemudian mencari bukunya," jelasnya.

Ia juga mencatat bahwa podcast yang banyak diinisiasi oleh berbagai kalangan dapat memicu minat literasi Gen Z.

Andom menegaskan, literasi sangat penting bagi semua kalangan, tidak hanya untuk dosen dan mahasiswa, tetapi juga bagi seniman.

"Apapun seninya, tetap memerlukan penelitian, dan literasi yang diambil dari buku. Semakin banyak literasi buku, semakin baik karya seni para seniman," ujarnya.

Selain mengelola perpustakaan, Andom juga memiliki ribuan buku koleksi pribadi yang sebagian besar berkaitan dengan seni, musik, dan agraria.

"Koleksi pribadi saya sering digunakan oleh teman-teman peneliti. Merawat buku sangat penting karena itu bagian dari merawat peradaban dan pengetahuan," tutupnya.

Terkini Lainnya
Kisah Pustakawan Spesialis Buku Kritis di Bengkulu, Kagumi Jim Morrison hingga Nietzsche

Kisah Pustakawan Spesialis Buku Kritis di Bengkulu, Kagumi Jim Morrison hingga Nietzsche

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Generasi Pertama Literasi Air Ala Tanoker Ledokombo, Jakfar yang Melatih Public Speaking

Generasi Pertama Literasi Air Ala Tanoker Ledokombo, Jakfar yang Melatih Public Speaking

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Pustakawan Ahli Utama Jelaskan Pentingnya Data untuk Perpustakaan

Pustakawan Ahli Utama Jelaskan Pentingnya Data untuk Perpustakaan

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0

Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com