Wagub Emil Minta Pustakawan Menjadi Lebih Humanis

Kompas.com - 04/12/2019, 12:15 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak meminta pustakawan menjadi humanis. 

Pasalnya, saat ini inklusi sosial tidak lagi menekankan pustakawan mengurusi buku melainkan dengan pelibatan komunitas-komunitas.

"Jadilah pustakawan yang humanis. Bukan sekedar knowledge collection, tapi knowledge organizer," ucap Emil seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/12/2019).

Wagub Emil mengatakan itu saat memberikan pembekalan kepada 1.000 peserta Peer Learning Meeting Nasional Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ' Literasi untuk Kesejahteraan' di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi

Di kesempatan yang sama Emil juga mengatakan perpustakaan di masa depan harus lebih banyak memberikan ruang kolaborasi.

Tujuannya supaya perpustakaan bisa bertahan di era gempuran teknologi digital saat ini. 

Ia mencontohkan di berbagai negara yang maju pendidikannya justru menempatkan perpustakaan sebagai bangunan dibanggakan.

"Kodrat manusia adalah makhluk sosial sehingga ruangan yang terbuka melahirkan kolaboratif," ungkap Emil seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/12/2019).

Baca juga: Pustakawan Masa Kini Harus Mampu Layani Kebutuhan Milenial

Wagub Emil mengakui bahwa persoalan literasi tidak bisa ditangani Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sendiri maupun dinas perpustakaan yang berada di provinsi, kabupaten atau kota.

"Tapi Perpusnas dan dinas perpustakaan daerah bisa menjadi penggerak literasi," ujar Emil Dardak. (PERPUSNAS/WARA MERDEKAWATI)

Terkini Lainnya
Kisah Pustakawan Spesialis Buku Kritis di Bengkulu, Kagumi Jim Morrison hingga Nietzsche

Kisah Pustakawan Spesialis Buku Kritis di Bengkulu, Kagumi Jim Morrison hingga Nietzsche

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Generasi Pertama Literasi Air Ala Tanoker Ledokombo, Jakfar yang Melatih Public Speaking

Generasi Pertama Literasi Air Ala Tanoker Ledokombo, Jakfar yang Melatih Public Speaking

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Pustakawan Ahli Utama Jelaskan Pentingnya Data untuk Perpustakaan

Pustakawan Ahli Utama Jelaskan Pentingnya Data untuk Perpustakaan

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0

Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0

Perpustakaan dan Kepustakawanan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com