Amanatkan UU, Perpusnas Serahkan 3 Arsip Bersertifikat MoW ke ANRI

Mikhael Gewati
Kompas.com - Jumat, 9 Agustus 2019
Amanatkan UU, Perpusnas Serahkan 3 Arsip Bersertifikat MoW ke ANRIDok. Perpusnas RISekretaris Utama Perpusnas Sri Sumekar menyerahkan tiga arsip bersertifikat Memory of the World (MoW) kepada Sekretaris Utama ANRI Sumrahyadi di Ruang Soemartini Gedung A, Lantai 2, ANRI, Jumat (9/8/2019).

KOMPAS.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia (RI) menyerahkan tiga sertifikat Memory of the World (MoW) kepada Arsip Nasional RI (ANRI).

Tiga MoW yang diterima dari Organisasi PBB untuk Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) tersebut adalah manuskrip koleksi Perpusnas, yakni naskah Babad Diponegoro, Negara Krtagama, dan Naskah Panji.

Penyerahan sertifikat yang termasuk dalam arsip statis tersebut dilakukan Sekretaris Utama Perpusnas Sri Sumekar kepada Sekretaris Utama ANRI Sumrahyadi di Ruang Soemartini Gedung A, Lantai 2, ANRI, Jakarta Jumat (9/8/2019).

Dalam sambutannya, Sri Sumekar menyatakan penyerahan arsip statis merupakan pelaksanaan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2009.

Baca juga: Perpusnas: Masyarakat Harus Dapat Kemudahan Mengakses Perpustakaan

Adapun UU Nomor 43 Tahun 2009 adalah tentang Kearsipan pasal 51 yang berbunyi pimpinan lembaga negara wajib menyerahkan salinan autentik dari naskah asli arsip terjaga kepada ANRI.

“Kami serahkan naskah arsip ini untuk disimpan dan dilestarikan di ANRI sebagai arsip pemerintah yang patut dilestarikan,” ujar Sri Sumekar seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/8/2019).

Di sisi lain, Sumrahyadi mengapresiasi penyerahan arsip berupa tiga sertifikat koleksi Perpusnas yang mendapat MoW tersebut.

Menurutnya penyerahan arsip statis ini merupakan bukti Perpusnas sudah mematuhi peraturan perundang-undangan sesuai PP Nomor 28 Tahun 2012.

Baca juga: Jokowi Harap Perpusnas Beradaptasi dengan Generasi Y dan Z

Tak cuma itu, Perpusnas juga berhasil meninggalkan jejak karena terlibat dalam penyerahan arsip statis.

Arsip statis adalah dokumen yang dihasilkan oleh pembuat pertamanya, sehingga memiliki nilai historis yang tinggi

“Merupakan tanggung jawab kami sebagai lembaga pembina kearsipan untuk merawat dan melestarikan arsip statis. Nah, yang statis ini disimpan sebagai memori kolektif bangsa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sumrahyadi meminta jajaran pimpinan Perpusnas agar tidak hanya menyerahkan arsip sertifikat, tapi juga dokumen proses pengusulan manuskrip yang didaftarkan untuk MoW.

Hal ini bermanfaat karena memiliki nilai historis dan bisa menjadi acuan ANRI dalam proses pengusulan koleksinya untuk didaftarkan MoW.

Baca juga: Kemensetneg Serahkan Ribuan Arsip ke ANRI, Dari Era RIS hingga Pasca-reformasi

“Karena ini juga menjadi pembelajaran bagi kami dalam mengusulkan menjadi MoW," kata dia.

Sebagai informasi, ANRI punya pula dokumen yang telah mendapatkan MoW, yaitu arsip Konferensi Asia Afrika dan arsip Tsunami.

Sedangkan arsip Gerakan Non Blok sedang dalam proses untuk memperoleh MoW,” tutur dia.

Perlu diketahui, Naskah Babad Diponegoro dan Negara Krtagama mendapat sertifikat MoW dari UNESCO pada 2013, sementara Naskah Panji pada 2017.

Melalui perolehan sertifikat MoW ini, Perpusnas menjalankan komitmen mengenai pelestarian dan akses terhadap warisan dokumenter termasuk dalam bentuk digital. (Perpusnas/Hanna Meinita)

PenulisMikhael Gewati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Melestarikan Naskah Batak Lewat Festival Naskah Nusantara 2019
Melestarikan Naskah Batak Lewat Festival Naskah Nusantara 2019
Perpustakaan dan Kepustakawanan
DIY Tembus Juara Pustakawan Berpretasi Terbaik Nasional 2019
DIY Tembus Juara Pustakawan Berpretasi Terbaik Nasional 2019
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Pustakawan Masa Kini Harus Mampu Layani Kebutuhan Milenial
Pustakawan Masa Kini Harus Mampu Layani Kebutuhan Milenial
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Amanatkan UU, Perpusnas Serahkan 3 Arsip Bersertifikat MoW ke ANRI
Amanatkan UU, Perpusnas Serahkan 3 Arsip Bersertifikat MoW ke ANRI
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Di HUT Bhayangkara, Polri Ditantang Kembangkan Perpustakaan di Nusantara
Di HUT Bhayangkara, Polri Ditantang Kembangkan Perpustakaan di Nusantara
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Minat Baca Masih Kurang, Singapura Ambil Langkah Ini
Minat Baca Masih Kurang, Singapura Ambil Langkah Ini
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Informasi Digital Semakin Diminati, Keberadaan Buku Akan Hilang?
Informasi Digital Semakin Diminati, Keberadaan Buku Akan Hilang?
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Perpusnas: Masyarakat Harus Dapat Kemudahan Mengakses Perpustakaan
Perpusnas: Masyarakat Harus Dapat Kemudahan Mengakses Perpustakaan
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Mengenal Iluminasi, Sang Penghias Naskah Nusantara
Mengenal Iluminasi, Sang Penghias Naskah Nusantara
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Daerah Diminta Alokasikan Anggaran untuk Perpustakaan dalam APBD 2020
Daerah Diminta Alokasikan Anggaran untuk Perpustakaan dalam APBD 2020
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Sambut Era Society 5.0, Perpusnas Tingkatkan Kompetensi Pustakawan
Sambut Era Society 5.0, Perpusnas Tingkatkan Kompetensi Pustakawan
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Gelorakan Rasa Nasionalisme Milenial, UPT Perpustakaan Bung Karno Gelar Bedah Buku Pidato Soekarno
Gelorakan Rasa Nasionalisme Milenial, UPT Perpustakaan Bung Karno Gelar Bedah Buku Pidato Soekarno
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Pentingnya Literasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Jabar
Pentingnya Literasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Jabar
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Nagekeo, Kabupaten Termuda Ini Gelar Festival Literasi Nagekeo 2019!
Nagekeo, Kabupaten Termuda Ini Gelar Festival Literasi Nagekeo 2019!
Perpustakaan dan Kepustakawanan