Wujudkan SDM Unggul, Perpusnas Lakukan Transformasi Perpustakaan

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Rabu, 4 Desember 2019
Wujudkan SDM Unggul, Perpusnas Lakukan Transformasi Perpustakaan PERPUSNAS/RADEN RADITYAKepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando saat membereikan sambutan dalam Peer Learning Meeting nasional Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, di Surabaya, Selasa (3/12/2019).

KOMPAS.com - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando mengatakan, salah satu agenda pembangunan Presiden Jokowi adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Prioritas pembangunan manusia yang unggul menjadi perhatian presiden,” kata Syarif, seperti dalam keterangan tertulisnya, saat Peer Learning Meeting nasional Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Salah satu upaya yang dilakukan Perpusnas untuk mencapai agenda tersebut adalah program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dan literasi.

Dalam program tersebut, perpustakaan dibuat lebih nyaman, diberi koneksi internet cepat, dan disediakan koleksi yang tepat guna.

Baca juga: Pemerintah Jangan Lengah Siapkan SDM Unggul di Era Ekonomi Digital

Syarif menyatakan, transformasi perpustakaan telah berhasil mengubah wajah perpustakaan. Hingga 2019, terdapat 334 perpustakaan desa dan kelurahan yang merasakan dampak positif paradigma baru perpustakaan.

Bahkan di banyak daerah, perpustakaan telah menjadi motor penggerak ragam aktivitas masyarakat.

Hal tersebut terwujud karena komitmen, sinergitas, dan kolaborasi banyak pihak.

Transformasi perpustakaan dalam revolusi industri 4.0

Transformasi perpustakaan juga berguna dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang mengedepankan teknologi. Pada revolusi industri 4.0, dibutuhkan penguasaan literasi yang tinggi.

Literasi sendiri memiliki empat tahapan,  antara lain kemampuan mengumpulkan sumber-sumber bahan bacaan, kemampuan memaknai yang tersirat dan tersurat, kemampuan menghasilkan ide, gagasan, dan kreativitas baru, serta kemampuan menciptakan barang dan jasa.

Lebih lanjut Syarif mengatakan, saat ini keadaan industri Indonesia masih sebatas home industry. Hal tersebut terlihat dari menjamurnya produk-produk luar negeri seperti Jepang dan Korea Selatan.

“Ini karena mayoritas masyarakat bukan lulusan perguruan tinggi. Hanya 10 persen penduduk Indonesia yang mengenyam bangku kuliah,” kata Syarif.

Baca juga: KPAI Usulkan Literasi Digital Masuk ke Kurikulum Sekolah

Keadaan tersebut menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing.

“Perusahaan lebih membutuhkan tenaga kerja dibanding deretan gelar,” kata Syarif. (PERPUSNAS/WARA MERDEKAWATI)

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Giatkan Masyarakat Menulis, Kepala Perpusnas Apresiasi Bupati Magetan
Giatkan Masyarakat Menulis, Kepala Perpusnas Apresiasi Bupati Magetan
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Perpusnas Tingkatkan Literasi dengan Perluas Perpustakaan hingga ke Desa
Perpusnas Tingkatkan Literasi dengan Perluas Perpustakaan hingga ke Desa
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Wujudkan SDM Unggul, Perpusnas Lakukan Transformasi Perpustakaan
Wujudkan SDM Unggul, Perpusnas Lakukan Transformasi Perpustakaan
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Wagub Emil Minta Pustakawan Menjadi Lebih Humanis
Wagub Emil Minta Pustakawan Menjadi Lebih Humanis
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Jaga Kekayaan Naskah Nusantara, Perpusnas Terbitkan 150 Buku
Jaga Kekayaan Naskah Nusantara, Perpusnas Terbitkan 150 Buku
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi
Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0
Soft Skill Jadi Bekal Pustakawan Hadapi Disrupsi Revolusi Industri 4.0
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Perpusnas Rampungkan Seleksi Pustakawan Utama, Ini Tugasnya
Perpusnas Rampungkan Seleksi Pustakawan Utama, Ini Tugasnya
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Naikan Anggaran Dispursip Tiap Tahun, Gubernur Kalsel Diapresiasi Perpusnas
Naikan Anggaran Dispursip Tiap Tahun, Gubernur Kalsel Diapresiasi Perpusnas
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Ciptakan SDM Berdaya Saing di Era Industri 4.0, Perpusnas Minta Kampus Ubah Silabus
Ciptakan SDM Berdaya Saing di Era Industri 4.0, Perpusnas Minta Kampus Ubah Silabus
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Dukung Pembangunan SDM, Perpusnas Resmikan Nagekeo Jadi Kabupaten Literasi
Dukung Pembangunan SDM, Perpusnas Resmikan Nagekeo Jadi Kabupaten Literasi
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Lemhanas, Perpusnas dan UT Bersinergi Kembangkan Perpustakaan
Lemhanas, Perpusnas dan UT Bersinergi Kembangkan Perpustakaan
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Wisata Literasi Nasional, Upaya Tingkatkan Mutu SDM
Wisata Literasi Nasional, Upaya Tingkatkan Mutu SDM
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Agar Naskah Kuno Lestari, Paradigma Perpustakaan Harus Bertransformasi
Agar Naskah Kuno Lestari, Paradigma Perpustakaan Harus Bertransformasi
Perpustakaan dan Kepustakawanan
Melestarikan Naskah Batak Lewat Festival Naskah Nusantara 2019
Melestarikan Naskah Batak Lewat Festival Naskah Nusantara 2019
Perpustakaan dan Kepustakawanan