Jokowi Tak Nyaman Dikawal Terlalu Ketat

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - Senin, 4 Agustus 2014
Jokowi Tak Nyaman Dikawal Terlalu KetatKOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta, Joko Widodo usai menjawab pertanyaan wartawan di Balaikota Jakarta, Rabu (23/7/2014). Joko Widodo kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta menyusul berakhirnya masa cuti Gubernur DKI Jakarta non aktif setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 pada 22 Juli 2014.


JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden terpilih periode 2014-2019, Joko Widodo (Jokowi), mengaku merasa tidak nyaman mendapat pengawalan terlalu ketat dari personel kepolisian.

"Ya antara nyaman ndak nyaman sih," ujar Jokowi di rumah transisi Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2014) siang.

"Kalau terlalu ketat, masyarakat banyak yang komplain. Saya enggak mau seperti itu," lanjut Jokowi.

Jokowi mengaku belum mendapatkan solusi soal persoalan tersebut. Yang dia lakukan saat ini hanya meminta pengawal untuk tidak mengawal secara berlebihan.

"Nantilah kita atur. Saya hanya ingin tetap bisa mendengar rakyat, bisa salaman dengan rakyat. Itu saja," lanjut Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Diketahui, sejak ditetapkan menjadi peserta Pemilu Presiden 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberi pengamanan melekat tambahan kepada Jokowi.

Pengawalan ring satu Jokowi kini tak lagi dilakukan oleh pengawal pribadi saat menjadi gubernur, tetapi oleh personel kepolisian yang baru.

PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorKistyarini
Terkini Lainnya
Selain BBM Satu Harga, Berikut Capaian BPH Migas Pada 2019
Selain BBM Satu Harga, Berikut Capaian BPH Migas Pada 2019
BPH Migas
Dukung Arahan Jokowi, BPH Migas Siap Turunkan Harga Gas untuk Industri
Dukung Arahan Jokowi, BPH Migas Siap Turunkan Harga Gas untuk Industri
BPH Migas
Kepala BPH Migas Usulkan Pemasangan GPS pada Rail Tank Wagon
Kepala BPH Migas Usulkan Pemasangan GPS pada Rail Tank Wagon
BPH Migas
BPH Migas Serahkan SK Penugasan serta Kuota BBM Subsidi dan Khusus Tahun 2020
BPH Migas Serahkan SK Penugasan serta Kuota BBM Subsidi dan Khusus Tahun 2020
BPH Migas
Stok BBM di Maumere Selama Nataru Dipastikan Aman
Stok BBM di Maumere Selama Nataru Dipastikan Aman
BPH Migas
Sempat Menipis, Stok BBM di NTT Kembali Aman
Sempat Menipis, Stok BBM di NTT Kembali Aman
BPH Migas
Monitoring Nataru, Kepala BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM untuk PLTMG Maumere
Monitoring Nataru, Kepala BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM untuk PLTMG Maumere
BPH Migas
BPH Migas Pastikan Pasokan BBM, Listrik, hingga LPG Aman Selama Nataru
BPH Migas Pastikan Pasokan BBM, Listrik, hingga LPG Aman Selama Nataru
BPH Migas
Mantan Kepala Staf TNI AL Beri Wejangan kepada BPH Migas
Mantan Kepala Staf TNI AL Beri Wejangan kepada BPH Migas
BPH Migas
Pertamina Minta BPH Migas Atur Tata Cara Penjualan BBM di SPBU
Pertamina Minta BPH Migas Atur Tata Cara Penjualan BBM di SPBU
BPH Migas
BPH Migas Minta Digitalisasi Nozel Dilengkapi Identifikasi Konsumen
BPH Migas Minta Digitalisasi Nozel Dilengkapi Identifikasi Konsumen
BPH Migas
BPH Migas Tetapkan Kuota BBM Subsidi dan Khusus Tahun 2020, Ini Besarannya
BPH Migas Tetapkan Kuota BBM Subsidi dan Khusus Tahun 2020, Ini Besarannya
BPH Migas
BPH Migas Minta Gubernur dan Kapolda Sumsel Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
BPH Migas Minta Gubernur dan Kapolda Sumsel Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
BPH Migas
BPH Migas Gandeng Pemda dan Polda Awasi Distribusi BBM
BPH Migas Gandeng Pemda dan Polda Awasi Distribusi BBM
BPH Migas
BPH Migas Putuskan Penyalur Jenis BBM Tertentu Hanya Dua
BPH Migas Putuskan Penyalur Jenis BBM Tertentu Hanya Dua
BPH Migas